Sabtu, 08 Oktober 2011

Menggunakan 1 Printer untuk 2 Komputer

Saat ini komputer bukanlah menjadi sebuah benda eksklusif. Walaupun harganya masih tergolong mahal, namun hampir disetiap rumah tangga komputer dapat dijumpai. Bahkan ada pula rumah tangga yang memiliki lebih dari sebuah komputer. Namun ada hal menarik yang menjadi perhatian saya, setiap komputer memiliki sebuah printer. Artinya, disetiap rumah yang memiliki lebih dari sebuah komputer terdapat pula jumlah printer yang sama jumlahnya dengan jumlah komputer. Adapula yang jumlah printernya cuma 1 buah. Lalu ketika harus mencetak dokumen yang telah dikerjakan, terlebih dahulu dokumen tersebut harus dipindahkan ke dalam sebuah media penyimpanan data dan dipergunakan pada komputer yang dilengkapi dengan printer.
Sebenarnya persoalan di atas dapat diatasi jika Anda tahu apa saja yang dapat dilakukan oleh sebuah komputer. Jaringan Komputer merupakan jawaban dari persoalan di atas. Dengan jaringan komputer, Anda tidak perlu membeli printer, atau memindahkan dokumen Anda pada komputer yang dilengkapi sebuah printer.
Apa saja yang Anda butuhkan?
- sebuah Crimping Tool
- beberapa buah Connector RJ-45
- LAN Tester
- UTP (Unshealded twisted Pair) Cable. Panjangnya disesuaikan dengan kebutuhan.
Crimping Tools
Crimping Tools
Connector RJ-45
Connector RJ-45
LAN Tester
LAN Tester
Berikutnya hal yang perlu Anda lakukan adalah menyiapkan kabel komunikasi data. Langkah yang harus Anda kerjakan :
1. Kupas isolator kabel UTP kurang lebih 2.5 cm
2. Urutkan 8 buah kabel dengan urutan :
  • Putih Orange (PO)
  • Orange (O)
  • Putih Hijau (PH)
  • Biru (B)
  • Putih Biru (PB)
  • Hijau (H)
  • Putih Coklat (PC)
  • Coklat (C)
Kabel Pertama di sisi sebelah kiri
Kabel Pertama di sisi sebelah kiri
3. Pasangkan konektor RJ-45 pada ujung kabel tersebut dengan cara bagian logam yang berwarna kuning keemasan pada bagian atas, dan lubang masuknya kabel mengarah pada Anda.
4. Pastikan seluruh kabel masuk hingga kebagian terdalam connector dan berada dalam jalur yang tepat.
5. Jepit connector dengan menggunakan crimping tool.
6. Ulangi langkah-langkah di atas untuk ujung kabel yang lainnya. Namun yang perlu Anda perhatikan bahwa urutan kabel yang disusun adalah :
  • Putih Hijau (PH)
  • Hijau (H)
  • Jepit connector dan kabel menggunakan crimping tools
    Jepit connector dan kabel menggunakan crimping tools
  • Putih Orange (PO)
  • Biru (B)
  • Putih Biru (PB)
  • Orange (O)
  • Putih Coklat (PC)
  • Coklat (C)
Urutan demikian disebut dengan Crossover, dipergunakan untuk menguhubungkan komputer – komputer, atau swicth – hub.
7. Uji kabel tersebut dengan menggunakan LAN Tester. Indikator urutan lampu pada box master dan box remote yang seharusnya menyala adalah 1 & 3; 2 & 6; 3 & 1; 4 & 4; 5 & 5; 6 & 2; 7 & 7; 8 & 8. Jika ada indikator lampu yang tidak menyala atau urutannya tidak seperti yang telah diuraikan ini menandakan bahwa masih terdapat kesalahan dalam pemasangan connector pada kabel. Anda harus mengulangi langkah-langkah di atas.
8. Pasanglah ujung kabel pada LAN Port masing-masing komputer.
Kotak Dialog Local Area Connection Properties
Kotak Dialog Local Area Connection Properties
Langkah beriktunya adalah melakukan proses menyettingan pada komputer masing-masing. Anda dapat memulainya dari komputer yang telah terkoneksi dengan printer. Langkah yang harus Anda lakukan adalah :
  1. Klik Start – Control Panel – Network Connection.
  2. Klik dua kali pada ikon Local Areal Connetion, kepada Anda akan ditampilkan kotak dialog Local Area Connection Properties.
  3. Gulung vertical scroll bar dan temukan protocol “Internet Protocol [TCT/IP]“, klik dua kali pada teks Internet Protocol [TCP/IP].
  4. Isikan IP address kelas C pada box IP Address. Isikan 192.168.1.1
  5. Pada box Subnet Mask isikan 255.255.255.0
  6. Klik OK untuk menutup semua jendela Local Area Connection Properties.
Setting IP Address
Setting IP Address
Lakukan hal yang sama pada komputer client (komputer tanpa printer), namun pada IP address Anda isi dengan : 192.168.1.2. Sedangkan untuk box Subnet Mask : 255.255.255.0. Dan pada box Default Getway Anda isi dengan IP Address komputer pertama : 192.168.1.1 .
Untuk mencoba koneksi kedua komputer tersebut lakukanlah langkah-langkah berikut :
  • klik Start – Run
  • dari text box Run, ketik : ping 192.168.1.2
  • klik OK
Jika Anda mendapatkan pesan Reply from 192.168.1.2 …. itu menandakan bahwa komunikasi dari komputer pertama pada komputer kedua lancar.
Kotak Dialog Printer Sharing
Kotak Dialog Printer Sharing
Langkah berikutnya adalah melakukan setting printer pada komputer pertama. Caranya :
  1. Klik Start – Control Panel
  2. Klik dua kali pada icon Printers and Faxes
  3. Klik kanan pada jenis printer yang akan Anda share, kemudian klik Sharing…
  4. Klik radio button Share this printer.
Kotak Dialog Add a printer
Kotak Dialog Add a printer
Kini pada bagian akhir yang Anda lakukan adalah melakukan setting pada komputer client.
  1. Klik Start – Control Panel
  2. Klik dua kali pada icon Printer and Faxes
  3. Klik Add a printer pada box Printer task, kemudian klik tombol Next untuk pindah ke kotak dialog berikutnya.
  4. Klik pada radio button A network printer, or a printer attached to another computer.
  5. Klik Next, dan tuggulah beberapa saat.
  6. Kepada Anda akan dimunculkan kotak dialog baru yang menampilkan nama printer yang telah disetting sebelumnya pada komputer pertama. Klik OK.
Sekarang Anda dapat menggunakan 1 printer dengan dua buah komputer. Hal lain yang perlu diingat adalah bahwa agar dapat menggunakan printer tersebut dari komputer client, komputer utama (server) yang terhubung dengan printer harus dalam keadaan aktif.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar